MUZIUM NEGARA MALAYSIA, WISATA MUSEUM YANG TAK BOLEH DILEWATKAN SAAT BERLIBUR KE MALAYSIA

Berwisata ke Museum Negara Malaysia
Jadwal penerbanganku masih beberapa jam lagi dan aku masih punya waktu sejenak untuk jalan-jalan di Malaysia. Setelah melihat di Google Maps aku menemukan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, yaitu Museum Negara Malaysia dan Planetarium.

Untuk menuju ke Museum Negara dapat ditempuh menggunakan kereta atau bus atau lebih gampang lagi naik Grab. Tetapi aku lebih memilih jalan kaki. Toh lokasinya juga tidak terlalu jauh, hanya 30 menit dari hotelku di sebrang NU Central.

Siang itu matahari cukup terik tetapi aku tidak peduli dan tetap melanjutkan perjalanan. Salah seorang warga di sini, sebut saja pak Ahong, berkata dengan logat hokian, 
"kalau di sini (Kuala Lumpur) sudah seminggu tidak turun hujan, cuaca memang sedang panas-panasnya".
"Wah pak kalau di Bogor tiap hari hujan, sampe jemuran gak kering-kering" balasku.
"Tapi lumayan lah cuaca panas bisa menangkal corona" tambahnya.
"Buset pak itumah hoax level dewa" aku sewot.

Karna sekarang sedang pandemi wabah covid-19, jadi aku harus ekstra hati-hati sebab sudah banyak warga Malaysia yang terjangkit oleh makhluk kecil ini. Sedangkan di Indonesia baru 2 orang saja yang kena. Tetapi berdasarkan info terupdate diawal april 2020 sudah ribuan orang Indonesia yang positif covid-19, Innalillahi :(. Jabodetabek masih memegang rekor tertinggi. Gila ya bisa secepat itu, hanya hitungan hari bisa melonjak drastis.

OLD RAILWAY STATION



Ditengah perjalanan aku melihat bangunan tua. Kufikir itu adalah museum atau gedung pemerintahan. Ternyata ini adalah stasiun tua, aku tidak tahu bagaimana keadaan dalamnya, aku hanya ingin foto-foto saja dari luar. Ini pun sudah cukup bagus untuk kupajang di Instagram hehew.

MUSEUM NEGARA MALAYSIA


Puas berfoto-foto di Old Railway Station aku melanjutkan perjalanan kembali dan gak sampai 15 menit aku langsung sampai di Museum Negara. Ternyata 30 menit berjalan kaki capek juga guys, tapi karna aku emang suka jalan jadi dibawa enjoy aja. So, sekarang langsung saja aku masuk ke dalam museum ini, yeeay!.


Di sini tak hanya ada Museum Negara, ada juga beberapa museum lainya. Namun, aku hanya tertarik untuk masuk ke Museum Negara Malaysia saja karna bangunannya yang paling besar di sini dan cakep banget!.

"Nanti abis keluar dari museum aku mau foto-foto di depan gedung ah!" fikirku. Eh tiba-tiba turun hujan gede banget dong. Ko bisa-bisanya yang tadinya panas bisa langsung turun hujan blas. Ya sudahlah aku langsung masuk saja.

Sebelum membeli tiket aku sempat melihat daftar harga. Untuk warga Malaysia dikenakan tarif 2RM sedangkan warga asing 5RM. Supaya dapet harga murah aku berpura-pura jadi warga Malaysia, 
"Berapeu kah harga tiket masuknyee?' tanyaku menggunakan logat melayu seadanya. 
"Abang dari mana kah?" jawab penjaga tiket. 
Sial, gagal penyamaranku. Kalo udah ditanya gini aku mana bisa bohong, "Saya  dari Indonesia" :('.
"5 Ringgit ya kak!"... Fufufu.


Tiket sudah ditangan sekarang aku langsung masuk aja. Seketika aku dibuat takjub dengan bangunan museumnya yang bersih banget. Ornamen lantai museum jadi daya tarik utama yang aku lihat, gila kece banget. Andaikan aku dateng bareng teman, sudah pasti bakal ada yang motoin aku huhu. Aku gak mau minta tolong untuk difotoin oleh orang lain karna aku takut corona. Inget guys phisical distancing.


Museum ini terbagi menjadi beberapa ruang. Tiap ruang memiliki tema yang berbeda-beda. Tingkat bawah mempamerkan sejarah geografi dan sejarah Semenanjung Tanah Melayu pada zaman Zaman Batu, Zaman Gangsa dan Zaman Besi, kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dengan kesultanan Islam Melaka. 


Lantai kedua terdapat sejarah penjajahan yang mengisahkan perjuangan merebut kemerdekaan Malaysia. Di sini juga terdapat salinan penutup kepala para raja-raja Melayu dari turun temurun.

Di tingkat paling atas terdapat terdapat empat galeri utama yang memamerkan kebudayaan Cina, kebudayaan India, tembikar, flora dan fauna Malaysia, dan cara hidup orang Malaysia, seperti bangsawan Melayu.






HOW TO GET THERE

Cukup menarik bukan jalan-jalan ke Museum Negara Malaysia?. Selain menghibur juga bisa menambah wawasan dan koleksi foto-foto hee.

Kalau mau ke Museum Negara kamu bisa naik transportasi berikut ini:
Taksi atau Bus: Terletak di Jalan Damasara, Museum Negara mudah diakses dengan bus, taksi dan dekat dengan KL Sentral. Tapi tetep paling simple naik Grab hehe.

Alamat : Muzium Negara Malaysia
Jalan Damansara, 50566, Kuala Lumpur, Malaysia
Telepon : +603-2282 6255, Faks: +603-2282 6434

4 komentar:

  1. belum pernah ke malaysia uy
    untuk saat ini, museum ini belum menjadi tempat tujuan kalo nantinya ke malay

    kayaknya akan lebih memilih kulinerannya sih
    wkwk

    coba lagi, rul
    pura-pura jadi orang malaysia pake sarung yang diiket itu loh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wadidaw belum pernah ke Malaysia tapi udah ke negri yang jauh jauh ya :v

      Besok aku mau coba nyamar lagi deh wkwk

      Hapus
  2. Mas, takut itu hanya kepada Allah....masa sama Covid-19 sih?
    Kalau sama Covid-19 kita patutnya waspada.
    Tapi kalau ga waspada berarti nantangin Allah.

    Terus kemudian itu banyak tanda baca yang kurang tepat. Bisa banget didiskusikan sama istrinya, insyaAllaah akan dibantu dengan bayaran seblak atau penggiling merica.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya iya waspada bukan takut -_-
      Beneran dong tinggal buka laptop aku aja kan yeuuuh

      Hapus

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search