KHAIRULLEON.COM

DISERBU RIBUAN IKAN CANTIK DI PULAU DERAWAN


Sore itu, setelah puas berfoto ria di pasir putih Gusung Sanggalau, Pak Hasan membawa kami kembali ke pulau Derawan. Namun sebelum itu, pak Hasan mengajak kami ke salah satu dramaga di Pulau Derawan untuk memberi makan ikan.
Letak dramaga ini berada tidak jauh dari penginapan kami, sehingga suasanya tidak jauh berbeda dengan dramaga-dramaga lain yang ada di pulau Derawan.
Namun, yang menjadikan tempat ini unik adalah disini terdapat ribuan ikan mungil dan cantik yang dilindungi. Terlihat di sekitar dramaga ini terdapat perbatasan yang terbuat dari bola-bola yang mengapung. Itu artinya kehidupan hewan laut yang berada dalam perbatasan ini benar-benar dijaga.




Untuk memberi makan ikan kami cukup menggunakan roti tawar saja, tidak perlu pakai nasi padang. Untung saja pak Hasan sudah menyediakan roti tawar untuk kami, jadi kami tinggal melemparkan roti tawarnya ke dalam air, secara otomatis ribuan ikan cantik akan langsung menyerbu roti tersebut.
Nah, supaya kegiatanya makin seru, kamipun diperbolehkan untuk memberi makan ikan langsung dari dalam air. Hanya hitungan detik ikan-ikan mungil langsung menyerbu kami. Seketika itu sekelilingku dipenuhi ikan-ikan cantik berwarna-warni.
Senang rasanya bisa berenang bersama ikan-ikan cantik ini. Biasanya aku cuma melihat ikan dalam aquarium, tapi sekarang aku tidak hanya melihat tapi juga bertegur sapa dan menari bersama ikan.

Berikut ini foto-foto kami saat berada di taman bawah laut Derawan :)
Nyelem Manja



Kang Alee Di serbu Ikan-Ikan Cantik

Kang Alee masih Di serbu Ikan-Ikan Cantik

Ekspresi Teh Evrina saat memberi makan ikan tapi takut hanyut
Nah, kalo kamu sedang berada di pulau Derawan jangan lupa mampir ke tempat ini ya. Bisa berenang bareng ikan-ikan cantik merupakan pengalaman yang tidak terlupakan !
 ------------------------------------------------------
Ikan-ikan kecil menari dan bersukaria menikmati kejernihan alam yang Kau berikan.
Sungguh harmomis, tenang tiada kejahatan.
Saling memberi, saling menghidupi, penuh kasih sayang.
Bervariasi bentuk dan rupa tak menjadi penghalang dari berbagai macam keragaman.
Kepada Tuhan aku tanyakan, Sempatkah ikan-ikan tertidur dan bermimpi besok laut akan surut ?
 ------------------------------------------------------

Tonton video berikut ini untuk melihat lebih real saat ribuan ikan cantik menyerbu kami. Jangan lupa subscribe dan follow instagram ku ya. See ya !

PASIR PUTIH TAK BERUJUNG DI PULAU GUSUNG SANGGALAU


Asalamualikum Netizens.
Kali ini aku akan mengajak kalian jalan-jalan ke salah satu tempat terindah yang pernah aku kunjungi, yaitu pulau Gusung Sanggalau.
Pulau ini sekilas mengingatkanku pada salah satu spot di pulau pahawang kecil (Lampung) yang bernama tanjung putus. Gundukan pasir di pulau ini akan muncul jika air laut sedang surut tapi jika air laut sedang pasang maka pulau ini akan hilang tertutup air laut. menarik bukan ?
Entah darimana nama Gusung Sanggalau ini berasal. Mungkin cuaca panas di tempat ini membuat kulitku gosong lalu galau. Dan jadilah Gusung Sanggalau. haha yakali.
Lokasi Gusung Sanggalau sangat dekat dengan pulau Derawan. Jadi tidak perlu waktu lama bagi speedboat yang kami tumpangi untuk segera sampai ke Gusung Sanggalau ini.
Namun, sebelum ke Gusung Sanggalau kami menyempatkan diri untuk mampir ke habitat bintang laut terlebih dahulu. Cerita serunya dapat kalian baca di : SELFIE BARENG BINTANG LAUT DI PULAU DERAWAN

Setelah sampai di bibir pulau Gusung Sanggalau, tanpa komando kami langsung berhamburan di atas pasir yang lembut, bersih dan putih benderang.
Tidak lupa kamipun sibuk mengabiskan memori kamera, berfoto kesana kemari dengan alaynya. Ganteng dikit.. cekrek. Ganteng Banyak.. Cekrek Cekrek.

Untungnya saat itu hanya kami satu-satunya wisatawan yang berada disana. Jadi kami bisa lebih leluasa mencari sudut-sudut terindah di pulau Gusung Sanggalau.
Panorama pasir putih tak berujung di kelilingi air pantai berwarna hijau tosca benar-benar mempesona, membuat siapapun betah berlama-lama disini, tidak ada rasa galau sama sekali hehe.







Warna langit mulai menjelma jingga. Perlahan mentari kembali keperaduanya. So, dengan berat hati kamipun harus meninggalkan Pulau Gusung Sanggalau.

Nah, Jika kalian sedang berada di Pulau Derawan jangan lupa menyempatkan untuk mampir di Gusung Sanggalau yap. O iya, aku juga punya dokumentasi Videonya nih DI Youtube. Jangan lupa di tonton yap! Arigato ..


SELFIE BARENG BINTANG LAUT DI PULAU DERAWAN


Pagi agan dan sista dimanapun kalian berada.
Postingan kali ini aku akan melanjutkan cerita ngebolangku waktu di pulau Derawan. Alhamdulillah yah, Keindahan pulau Derawan emang ga ada habisnya jadi aku punya banyak tulisan yang bisa aku share di mari.
Oke langsung aja, jadi setelah berenang cantik di tamansi Billy. Aku langsung di seret pak Hasan menuju spot berikutnya yaitu kerumah bintang laut unyu atau bahasa gaulnya starfish atau bahasa ilmiahnya caritausendiri atau bahasa kartunya patrick.
Ekosistem bintang laut ini berada tidak jauh dari tamansi Billy. Tinggal salto juga nyampe, muehe ga gitu juga sih, pokoknya cuma beberapa menit naik speedboat terus kita langsung nyampe deh di kawasan pantai yang airnya super cetek cuma sedengkul.
“lah pak kita mau ngapain dimari ?” tanya mbak evri ke pak Hasan
“itu coba kalian lihat ke dalem air ada apa ?” perintah pak Hasan
Akupun langsung melakukan seperti apa yang di katakan pak Hasan, pas aku lihat kedalem air ternyataaa aku tidak melihat apa-apa! muehe. Menurutku pemandanganya sama aja kaya di pantai kebanyakan, yaitu air pantai yang dibawahnya cuma ada pasir. Karna merasa ditipu akupun memasang muka bingung ke pak Hasan.
Untuk meyakinkan kami, tiba-tiba pak Hasan turun dari speedboat lalu memasukkan tanganya kedalam air. Setelah beberapa detik merogoh-rogoh pasir akhirnya pak Hasan mengeluarkan tanganya beserta seekor bintang laut segede rengginang di tanganya.
Anjay, pantes aja aku ga nyadar kalo di sini ada bintang lautnya, warna bintang laut dan pasirnya sama-sama kontras sih.  So, kamipun histeris dan ikutan terjun ke dalam air.
Dengan penuh gairah akupun mencelupkan wajahku kedalem air. Saat itu aku tercengang karna jumlah bintang laut disini tidak hanya ada satu dua, tapi ratusan! Atau bahkan ribuan maybe.
Awalnya aku mau memegang bintang laut itu tapi karna takut beracun atau kulitku tergores oleh tekstur tubuhnya yang berduri akhirnya aku mengurungkan niat.

Namun, setelah pak Hasan meyakinkan kalau bintang laut disini aman dan bisa di pegang akupun dengan membabi buta langsung mengumpulkan beberapa bintang laut dalam satu tempat untuk foto-foto geje. Dan ini lah hasilnya, cihuy!



Selain bintang laut disini juga terdapat spesies unik yang disebut kepala kambing.  Btw, Bukan kepala kambing bertanduk yang sering kita lihat di kandang sapi tapi semacam kerang yang bentuknya sebelas duabelas sama kepala kambing.
Tekstrunya memang unik tapi serem, jadi aku lebih memilih fokus bermain sama bintang laut saja. Goodbye kepala kambing iyuwh.
Disini juga ada bintang laut yang ujungnya panjang-panjang kaya sosis berwarna biru gelap. Teksturnya masih sama kaya bintang laut lainya yaitu keras-keras lembek. Tapi nyaman dalam genggaman.
O iya, ada catatan penting yang harus kamu ketahui kalo kamu berada di habitat bintang laut, yaitu jangan sekali-kali mengeluarkan bintang laut dari dalam air, karna itu tidak diperbolehkan.
Walaupun bintang laut dapat hidup di udara selama kurang lebih dua jam, tapi bukan berarti kamu boleh seenaknya mengeluarkan mereka dari dalam air loh.
Aku sendiri sempet menyesal karna mengeluarkan bintang laut dari dalam air untuk selfie bareng, tapi akhirnya pak Hasan mengingatkan supaya secepatnya menyimpan bintang laut itu kedalam air dan jangan memposting foto selfieku di sosial media. Karna kalo sampe di posting siap-siap aku kena bully.
Tapi aku mau uploud salah satu foto pas aku mengeluarkan bintang laut dari dalam air nih, semoga foto ini bisa diambil pelajaran ya agar kalian tidak melakukan hal serupa.
Maafkan aku ya bintang laut kamu memang tidak punya otak!. 

Eits aku tidak ngebully bintang laut loh ya, karna kenyataanya memang bener bintang laut itu salah satu spesies bumi yang tidak memiliki otak. Makanya karakter Patrick di film spongbob agak sedikit weird muehe.

Oke deh sekian cerita kali ini, dan seperti yang aku katakan kindahan pulau Derawan memang ga ada asbinya, Jadi tulisan ini masih terus berlanjut di postingan berikutnya. So, pastikan kalian follow blog aku muehehehe promo.
Makasih sudah tonton video vlog aku di bawah ini. ya aku tahu kalian nonton ini karna sudah aku setting supaya bisa terputar secara otomatis muehehehe.

Jangan lupa SUBSCRIBE ya karna subscreb itu gratis muehehehehe promo lagi.


Fakta Unik Bintang Laut :
  • Bintang laut tidak memiliki otak, sehingga tidak bisa berpikir seperti manusia.
  • Meski tidak berotak, namun bintang laut memiliki saraf pada setiap tangannya.
  • Bintang laut juga, tidak memiliki organ pembuangan ataupun pernapasan.
  • Dengan saraf itu, bintang laut bisa menyentuh, mencium, dan merasakan benda-benda di sekitarnya.
  • Bintang laut memiliki lima tangan yang disebut tentakel.
  • Setiap lengan atau tentakel bintang laut, berisi ratusan kaki kecil berbentuk tabung.
  • Bintang laut memiliki kaki tabung yang berguna untuk memompa air keluar masuk tabung, menggerakkan tangan, dan menggerakkan tubuh bintang laut.
  • Jika terancam bahaya, bintang laut tak segan untuk melepaskan lengannya.
  • Tapi, hebatnya, lengannya yang putus itu kemudian akan tumbuh kembali.
  • Bintang laut dapat mengetahui gelap terang, dengan menggunakan suatu titik di ujung tangan-tangannya.
  • Air laut sangat diperlukan oleh bintang laut karena berguna untuk memompa sari makanan ke seluruh tubuhnya, padahal hewan lain menggunakan darah untuk melakukan hal yang sama.
  • Bintang laut bisa bertelur hingga jutaan butir jumlahnya.
  • Bintang laut tidak memiliki rangka untuk membantu ia bergerak.
  • Bintang laut berduri adalah sejenis predator ganas karena mengancam keberadaan terumbu karang.
  • Xylopax adalah sejenis bintang laut, yang tidak pernah bisa tumbuh membesar, selama hidupnya.
  • Bintang laut hidup di dasar laut di seluruh dunia.
Sumber : ebookanak.com

MENARI BERSAMA PENYU RAKSASA DI TAMAN SI BILLY – PULAU DERAWAN


Selepas shalat Jum’at di masjid al-Ikhlas kepulauan derawan, Berau. aku segera bergegas menuju penginapan untuk bersiap-siap melakukan kegiatan pertamaku di pulau Derawan yaitu menikmati suasana surga di bawah laut.
Sebelum berangkat, aku dan keempat travelmateku yaitu Kang Ali, Mbak Evrina, Mbak septi dan Mbak okka sudah berkumpul di depan penginapan untuk melakukan breafing bersama Pak Hasan.
Pak Hasan adalah guide yang akan setia menemani perjalanan kami menjelajah pulau Derawan selama kurang lebih 3 hari. Selain ramah, Pak Hasan juga penyabar dan bisa menerima sifat kami yang rempong bin geje.
Pak Hasan mengatakan bahwa spot pertama yang akan kami kunjungi adalah taman si Billy. Disana, kami dapat melihat berbagai jenis terumbu karang dan biota laut yang cantik. Termasuk salah satunya yaitu penyu raksasa.
Populasi penyu di pulau Derawan memang sangat banyak. Saking banyaknya kami dapat dengan mudah menyaksikan penyu-penyu beralu lalang dari atas penginapan dengan tenangnya.
Disini penyu-penyu hidup berdampingan dengan para warga. Sehingga para penyu tidak pernah merasa terusik atau terganggu. Bahkan, kalau kita berenang di samping penyu mereka tidak akan kabur ketakutan.
Walaupun penampakan penyu dapat dengan mudah kami lihat disekitar penginapan. Namun, bisa berenang bersama penyu di taman si Billy memiliki keunikan tersendiri.
So, Karna aku sudah tidak sabar ingin nyemplung ke taman si billy, akupun langsung loncat ke atas speedboad agar perjalanan kami secepatnya dimulai. Alhasil aku sampai lupa menanyakan darimana asal usul nama taman si Billy kepada pak Hasan. Apakah taman itu milik si Billy ? atau milik ayahnya si Billy ? lalu Billy itu siapa ? 

O iya, beberapa waktu lalu aku sempat bertanya ke Pak Hasan melalui akun Instagramnya tentang asal usul nama taman si billy, dan dia jawab seperti ini: "ceritanya panjang mas" wkwk jawaban macam apa itu. Klik Disini kalo ga percara
lokasi taman si Billy tidak terlalu jauh dari dramaga Pulau Derawan. Untuk sampai ke tempat ini kami hanya memakan waktu sekitar 30 menit.
Saat itu cuaca sedang bagus, ombak pantai terasa bersahabat, bahkan Air laut yang super bening membuat pemandangan bawah laut di Taman si Billy dapat terlihat dengan jelas dari atas speedboat kami. Benar-benar waktu yang tepat untuk snorkeling!.
O iya, Sebelum menyelam pak Hasan memberikan kami masing-masing satu set alat snorkeling dan memberi pengarahan tata cara penggunaan alat snorkeling yang  baik dan benar. Setelah semuanya siap, barulah kami nyemplung ke taman si Billy.
Ketenaran pulau Derawan memang sudah mengglobal. Pesona bawah lautnya menjadi magnet luar biasa. Menarik wisatawan lokal serta mancanegara.
Para penyelam dari berbagai belahan dunia berduyun-duyun hadir untuk menikmati keindahan bawah laut pulau Derawan. Saking indahnya banyak wisatawan yang mengatakan bahwa ini adalah mimpi.
Yap benar sekali. Ini memang seperti mimpi! Bagaimana tidak, di sini kami dapat melihat ekosistem terumbu karang yang dihuni oleh beraneka ragam biota laut. Keanekaragaman terumbu karang menjadi semakin cantik oleh ikan-ikan kecil yang berenang di sudut-sudutnya.
Wilayah Indonesia memiliki perairan pantai sepanjang lebih dari 81.000 KM. Perairan ini sebagian besar merupakan perairan dangkal yang sangat potensial bagi perkembangan ekosistem terumbu karang.
Terumbu karang (coral reef) yang merupakan habitat bagi berbagai jenis ikan dan tumbuhan karang ini terbentuk dari batuan kapur yang cukup kuat menahan gelombang laut. Namun, Terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif. Jadi, jangankan dirusak, diambil sebuah saja maka rusaklah keutuhanya.
Ternyata nih ya, Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah seperti saat ini. Dan terumbu karang di perairan Indonesia terbentuk sejak 450 tahun silam. #faktawow (terumbukarang.org )
Jadi kalau kita berenang di lokasi terumbu karang pastikan kaki kita tidak menginjak terumbu karang yah.
Selain menyaksikan terumbu karang yang super cantik, disinipun terdapat sebuah landmark bertuliskan ‘taman si billy pulau derawan’. Landmark yang dibuat oleh warga ini sekilas mengingatkanku pada spot candi taman nemo di pulau pahawang, lampung.

Baca Juga : LOST IN PAHAWANG, SURGA TERSEMBUNYI DI LAMPUNG
Spot ini merupakan tempat yang sangat instagramable untuk berfoto ria. Akupun tidak ingin melewatkan berpose disini. Namun, untuk mendapatkan foto yang maksimal ternyata tidak mudah gaes. Posisi landmark yang berada sekitar 4-5 meter dari permukaan laut ini membuatku kewalahan untuk mencapainya.
Jadi untuk sampai kedasar laut aku harus menyelam sampai berkali-kali, sayangnya aku tetap gagal. Pak Hasan sebagai juru foto sampai BT nungguin aku nyelem tapi ga bisa sampai ke dasar laut.
Akhirnya, pak Hasan membantu mendorong tubuhku dari atas. Lalu aku dengan sekuat tenaga menyelam sampai kedasar laut, dan Yap! Kali ini berhasil! Akupun langsung berpose semenarik mungkin dan eng ing eng inilah hasilnya:


Tidak beberapa lama bermain di taman si Billy akhirnya aku melihat ada yang datang dari kejauhan, yaitu seekor penyu hijau yang sangat besar. Dengan penuh gairah akupun langsung menghampiri penyu tersebut.
Selang beberapa menit tiba-tiba penyu yang lain datang menyusul, lalu penyu yang lain berdatangan lagi. begitu terus sampai disekelilingku dipenuhi penyu.
Wah Seneng banget rasanya bisa menari bersama penyu di pulau derawan. Jarang-jarang aku bisa berenang bareng penyu yang unyu. Uh penyu aku kangen kalian.
Mbak Okka Mendekati Penyu

Penyu Menjauhi Mbak Okka
Setelah lumayan lama bermain di taman si Billy, akhirnya dengan terpaksa aku harus kembali ke speedboat untuk melanjutkan ke spot berikutnya yaitu ke kawasan bintang laut di dekat pulau gusung sanggalau.
Nah, karna postingan ini sudah terlalu panjang, jadi aku akan melanjutkan ceritaku di post berikutnya ya. Jadi pastikan kalian follow blog aku supaya tidak ketinggalan update terbaru dariku.
O iya aku juga sudah membuat vlog part pertama saat aku berangkat dari bandara sampai melakukan aktifitas menyelam bersama penyu dan bintang laut. jangan lupa di tonton yah.

Pastikan kamu juga subscribe dan follow instagramku karna video vlog ini masih bersambung. Selamat menonton ;v



ALASAN YANG MEMBUATKU BETAH TINGGAL DI PULAU DERAWAN


Pulau Derawan merupakan salah satu surga impian setiap insan. Untuk dapat menuju ke pulau ini aku harus berjuang mati-matian menggunakan berbagai jenis kendaraan, baik darat, udara maupun lautan.
Perjalanan yang panjang dan melelahkan membuatku ingin cepat-cepat sampai di pulau Derawan lalu rebahan sejenak di penginapan. Untung saja di Pulau Derawan terdapat banyak penginapan, jadi aku tidak perlu kerepotan mencari tempat menginap.
Saat itu aku menginap di ‘penginapan 88’. Aku tidak tahu mengapa di beri nama 88 tapi yang terpenting adalah tempat tersebut sesuai dengan ekspektasiku, yaitu terasa nyaman.
Yap! Aku merupakan jenis orang yang sangat mengutamakan kenyamanan, baik dari segi transportasi, penginapan, maupun teman seperjalanan, semuanya harus nyaman.
Apalah artinya jika kemana-mana tanpa terasa nyaman, tentu liburanku tidak akan berkesan.



Penginapan yang berada di atas perairan ini sukses membuatku exited. Bagaimana tidak, saat pagi hari kubuka pintu kamar hal pertama yang aku lihat adalah hamparan laut jernih disinari hangat mentari pagi. Bahkan kalau lagi beruntung aku bisa bertegur sapa dengan para penyu dan ikan-ikan ucul yang berenang di sekitar penginapan.
Berbeda halnya saat aku tinggal di kos-kosan di kota hujan. Saat membuka pintu kamar yang aku lihat adalah gunung Salak. Jadi, aku harus banyak-banyak bersyukur karna bisa menikmati pemandangan yang jauh berbeda saat di pulau Derawan.

Biasanya kalau pagi hari aku selalu duduk-duduk manja di pinggiran dermaga sambil nyeruput teh manis, kalau sore harinya aku lebih senang menikmati senja, sedangkan malam harinya aku bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menikmati ribuan bintang berhamburan di langit Derawan sambil dengerin MP3 galau.
Sumpah gaes, ternyata Derawan itu ga cuma indah di pantainya saja, Langitnyapun juga indah. So, kalo kamu ke Derawan jangan lupa menikmati bintang saat malam ya.

Baca Juga : Lost In Pahawang, Surga tersembunyi di Lampung



Terkait penginapan pasti ga jauh-jauh dari yang namanya fasilitas makanan yang disediakan. Nah, di pulau Derawan ini aku ga perlu dipusingkan untuk mencari makanan Karna pihak penginapan sudah menyediakan makanan untuk pagi, siang dan malam.
Menurutku, makanan yang disajikan terkesan sederhana. Namun dapat menikmati makanan di pesisir pantai memberikan sensasi yang berbeda. Apalagi setiap menu yang disajikan merupakan makanan hasil laut yang diambil langsung di sekitar pulau Derawan. Menu khas laut memberi cita rasa tersendiri.
Berikut ini bebrapa porsi makananku saat pagi, siang dan malam hari, Nyam Nyam!

Baca Juga : Hotplate kang Odon pedesnya ga nahan



Selain fasilitas penginapan dan makanan, ada satu hal penting yang tidak boleh di lupakan, yaitu masjid. Biasanya kalau aku bepergian hal pertama yang aku cari adalah masjid.
Tidak mengapa jika aku tidak  menemukan penginapan, yang terpenting aku dapat menemukan masjid. Rasanya tenang kalo dekat sama masjid.
Alhamdulillahnya di pulau Derawan terdapat masjid besar yang biasa di gunakan warga untuk melakukan shalat berjamaah. Masjid ini bernama masjid al-Ikhlas. Walaupun masjidnya masih dalam tahap pembangunan, tapi antusias warga untuk menunaikan shalat berjamaah patut di acungi jempol.
Biasanya saat aku berkungjung ke suatu masjid aku hanya melihat beberapa makmum yang mengikuti shalat berjamaah, sedangkan saat di Pulau Derawan makmumnya bisa sampai 3 shaf lebih. Waw, masyarakat Derawan ternyata sangat religius. kusuka!



Terkait waktu shalat di Derawan ada hal unik yang pernah aku alami, yaitu tidak adanya jeda antara azan dan iqomah. Jadi sehabis muadzin mengumandangkan azan tiba-tiba langsung qomat gitu sama sekali ga ada jeda untuk nafas sejenak atau melakukan shalat qobliah.
Alhasil, aku seringkali berlarian dari penginapan menuju masjid sampai ngos-ngosan, eh pas nyampep masjid ternyata orang-orang udah pada bubar. Jadilah aku shalat sendirian, wekaweka.

Selepas shalat dimasjid biasanya aku muter-muter dulu di perkampungan sambil memperhatikan aktifitas masyarakat setempat. Sesekali  aku mampir ke toko-toko souvenir yang berjejer di sepanjang jalan.
Warga yang ramah, tawa anak pantai yang sedang bermain permainan tradisional dan melihat bule-bule cakep berkeliaran di perkampungan membuatku betah tinggal di pulau Derawan.
Dalam hati aku berdoa semoga suatu saat nanti aku bisa berkunjung lagi ke tempat yang amazing ini.

I know, everybody on this island seems so happy 
On this island Everything is by design
I know, everybody on this island has a role 
On this island So maybe I can roll with mine
- Moana

Video Perjalanan Menuju Derawan