MAU LIBURAN KE BALURAN? BACA DULU INFO LENGKAPNYA DISINI


Pernahkah kamu berdiri di tengah-tengah padang savana yang luas sambil melihat hewan-hewan berlalu lalang? Yap! Itulah yang ku rasakan saat berkunjung ke Taman Nasional Baluran beberapa waktu lalu.

Baluran adalah salah satu destinasi impian yang kini sudah berhasil aku kunjungi. Jadi, sekarang aku bisa berbagi sedikit info dan pengalaman kepada teman-teman semua selama aku liburan ke Baluran.

BOOKING TIKET KERETA API DARI JAUH-JAUH HARI

Melihat pemandangan dari balik jendela Kereta
Perjalanan ini aku mulai dari Stasiun Pasar Senen di Jakarta menuju Stasiun Pasar Turi di Surabaya. Tidak ada kereta api langsung dari Jakarta ke Banyuwangi, jadi aku sengaja turun di Surabaya.

Alhamdulillah selama perjalanan tidak ada kendala sama sekali karna aku sudah booking Tiket Kereta Api dari jauh-jauh hari lewat Pegipegi.

Sampai di Surabaya aku langsung bertemu dengan salah satu temanku yang akan ikut ngetrip juga. Harusnya ada dua orang lagi yang akan ikut ngetrip tapi mereka salah jadwal kereta api. Wah Ada-ada saja.


Berfoto bersama Erika
O iya, travelmateku yang satu ini namanya Erika. Dia datang jauh-jauh dari Korea untuk keliling Indonesia. Dia bilang Indonesia itu indah, jadi sangat sayang kalau tidak di nikmati.

Duh aku jadi malu sendiri nih, orang asing saja jatuh cinta dengan pesona alam Indonesia, masa aku sendiri enggak? Harusnya aku lebih semangat menjelajah negeri sendiri.

Besok-besok aku bakal sering cek tiket murah deh di pegipegi  supaya bisa keliling Indonesia juga seperti Erika.

TRANSPORTASI MENUJU BALURAN

Sumber gambar: Pegipegi
Untuk menuju Taman Nasional Baluran ada beberapa opsi transportasi yang dapat kita gunakan.

Naik Bus:
Dari Jakarta atau Jabodetabek Kamu bisa menggunakan Bus Jurusan Jakarta-Banyuwangi via Situbondo. 

Tapi kebanyakan Bus Jurusan Jakarta-Banyuwangi lewat Jember. Jika seperti ini, Kamu akan di turunkan di Terminal Probolinggo. Dari teminal, Kamu bisa naik Bus Banyuwangi via Situbondo dan turun di pintu masuk Taman Nasional Baluran.

Jika Kamu tidak ingin naik Bus dua kali, Kamu bisa menaiki Bus jurusan Jakarta-Denpasar. Biasanya, armada ini akan menggunakan jalur Situbondo. Kamu bisa langsung turun di Pintu masuk TN Baluran.

Naik Kereta Api:
Dari Jakarta, Kamu bisa memilih jurusan ke Surabaya , dari sini Kamu bisa naik Kereta lagi ke jurusan Banyuwangi. Dari Banyuwangi, Kamu bisa naik Bus Banyuwangi via Situbondo. Jangan salah pilih Bus, karena ada juga Banyuwangi via Jember.

Naik Pesawat:

Dari Bandara Juanda, Kamu bisa menggunakan Bus Damri jurusan Juanda-Bunguarasih. Dari terminal Bunguarsih, Kamu naik Bus Banyuwangi via Situbondo dan turun di pintu masuk TN Baluran.

Kalau aku sendiri memilih menyewa mobil dari Surabaya. Jadi aku langsung dijemput oleh supir dan langsung pergi ke Baluran.

TERPESONA DENGAN PEMANDANGAN DISEPANJANG PERJALANAN

Perjalan menuju Baluran tidak pernah membosankan
Selama perjalanan menuju taman nasional Baluran, aku melihat banyak sekali pohon-pohon rindang yang berderet di sepanjang perjalanan. Pohon-pohon ini mirip seperti di Eropa!

Andai saja saat itu aku bisa turun sebentar dan berfoto-foto di bawah pohonya, hasilnya pasti akan bagus. Jadi aku punya koleksi foto baru untuk di uploud di Instagram haha.





Rumah Makan Sari Asih
Setelah sampai di pintu masuk Taman Nasional Baluran, aku tidak langsung masuk ke dalamnya, tetapi mencari rumah makan terlebih dahulu untuk sarapan pagi. Di sini ada banyak warung makan, jadi kamu ga perlu khawatir kelaparan.

Setelah kenyang menyantap semangkok nasi rawon. Aku segera masuk ke dalam Taman Nasional baluran. Yeaay!

TAMAN NASIONAL BALURAN

Kendaraan yang kupakai untuk keliling Taman Nasional Baluran
Untuk bisa masuk ke dalam Taman Nasional Baluran kita harus membeli tiket masuk seharga Rp15.000, sedangkan untuk Erika yang orang Asing harus membayar Rp. 150.000.

Setelah membayar uang masuk, Kami dibekali brosur yang berisi info-info seputar Taman Nasional baluran. Setelah itu barulah kami melakukan perjalanan menjelajah Baluran menggunakan mobil. Kamu juga bisa menggunakan sepeda motor pribadi loh.

Terakhir kali aku ke Baluran jalanan aspalnya rusak parah. Namun, sekarang sudah diperbaiki sehingga wisatawan bisa lebih mudah mengakses Taman Nasional Baluran tanpa kendala apapun. Jalanannya jadi mulus!

Wah jadi penasaran nih ingin melihat perubahan Baluran seperti apa, balik lagi ah ke sini!

SAVANA BEKOL

Landmark Savana Bekol
Spot pertama yang kami kunjungi yaitu Savana Bekol. Di sini kita bisa melihat padang Savana yang sangat luas, seakan-akan seperti bukan di indoensia!. Pantas saja Baluran memiliki julukan yang sangat unik yaitu the little of Afrika.

Di Savana ini kita bisa melihat beberapa hewan-hewan yang berlalu lalang seperti rusa, monyet, kerbau liar, kancil bahkan hewan buas seperti macan tutul, banteng dan masih banyak lagi. Namun, kemarin aku lebih sering melihat monyet.


Rusa-rusa berlarian di depan mataku

Mirip seperti di Afrika
Tulang kepada kerbau
Pemandangan gunung Baluran dari Savana Bekol
Cuaca di Savana Bekol sangat panas dan kering. Saking panasnya tekstur tanah di sini jadi retak-retak. Salah satu pemanduku memberitahu kalau dari dalam tanah ini terkadang keluar ular derik yang cukup membahayakan. Jadi kita tidak boleh berjalan jauh sampai ke tengah savana. Cukup di luar batas garis aman.

O iya, kata Baluran sendiri diambil dari nama salah satu gunung yang bisa kita lihat jelas dari savana yaitu Gunung Baluran. Gunung ini sangat bagus dijadikan baground foto.

WISATA HUTAN MANGROVE

Deretan pohon Mangrove di Baluran
Puas berkeliling di Savana Bekol aku langsung melanjutkan perjalanan ke lokasi berikutnya yaitu taman mangrove.

Taman ini berada dekat dari pantai Bama. Untuk masuk kedalamnya kita tidak dikenakan biaya masuk lagi sebab masih satu kawasan dengan Taman Nasional Baluran.

Yang membedakan taman mangrove di Baluran dengan di tempat lainnya yaitu di sini banyak monyet yang bertengger di pohon mangrove. Lucu tapi juga menakutkan karna monyet di sini suka iseng mengambil barang-barang milik pengunjung, jadi kita harus tetap berhati-hati ya.

PANTAI BAMA



Dekat dari wisata pohon Mangrove terdapat pantai Bama yang cukup mempesona. Pantai ini memiliki pasir yang bersih dan air yang jernih.

Sayangnya saat itu saya tidak sempat bermain air karna matahari sedang berada tepat di atas ubun-ubun, panas banget!. Jadi saya cukup menikmati pantai Bama dari bibir pantai sambil berteduh di bawah pohoh. Relax banget!

HOTEL DI PINGGIR PANTAI


Puas menjelajah Taman Nasional Baluran aku segera check in hotel yang berada di daerah Ketapang, Banyuwangi. Fasilitas dan harga hotel ini sangat cocok bagi traveller minim budget sepertiku.



Pelabuhan ketapang
Nilai plus dari hotel ini yaitu letaknya yang berada di pinggir pantai, jadi seperti resort gitu. Tiap kali membuka gorden dari kamar hotel aku bisa langsung melihat ombak pantai dari balik jendela.

Alhasil, bukannya beristirahat di Hotel aku justru lebih sering ke keluar kamar untuk main-main di pantai. 


Kapal sedang menyebrang ke Pulau Bali
O iya, pantai ini dekat dengan Pelabuhan Ketapang. Dari sini kita bisa melihat pulau Bali dengan jelas. 

Wah bakal seru nih kalau aku langsung melanjutkan perjalanan ke Bali. Sayangnya aku sudah menyusun itinerary untuk mengunungi kawah Ijen esok hari. So untuk teman-teman yang mau tahu bagaimana kelanjutan cerita perjalananku selama explore jawa timur kali ini, stay tune terus di blog ini ya!

TRAVELING MAKIN MUDAH BERKAT PEGIPEGI

Untuk teman-teman yang mau liburan ke Baluran sepertiku, ada baiknya dipersiapkan segala-galanya dengan matang. Salah satu hal yang terpenting yaitu mempersiapkan transportasi ke tempat tujuan.

Apapun moda transportasi yang dapat kita gunakan yaitu menggunakan kereta api, aku sarankan beli tiket kereta api melalui pegipegi ya. Selain menyediakan banyak promo, pemesanan tiket kereta api melalui pegipegi juga sangat mudah. 

Apalagi kalau kita memesannya melalui aplikasi di smartphone, dunia seperti berada di genggaman kita. Hanya sekali klik, kita sudah bisa kemana-mana.


Oke guys ini saja sharing pengalaman plus beberapa info yang bisa aku sampaikan. Kalau ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar ya.

Tonton juga vlogku saat menjelajah Baluran berikut ini. Jangan lupa like dan subscribe ya!



8 komentar:

  1. Belom kesampaian juga ke sini. Huhu

    BalasHapus
  2. Tak kira di Baluran itu cuma ada padang savana Bekol tok. Oh ternyata masih punya garis pantai dan hutan mangrove juga. *Udik banget memang aku ini. Hahaha---Maklum, selama ini kalau baca-baca atau lihat postingan IG tentang Baluran, yang sering muncul kan cuma padang savana xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daya tarik Baluran emang padang savanannya aja.
      padahal pantainya juga ga kalah bagus haha

      Hapus
  3. pengeen ke siniii, hunting foto hewan2 liarnya termasuk macan tutul.. semoga ada kesempatan.

    -Traveler Paruh Waktu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kang Bara di atur wcuti liburanyaaa :v

      Hapus

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search