MEMBUAT e-KTP GAMPANG-GAMPANG SUSAH


Setiap orang pasti punya Kartu Identitas, salah satunya adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang kini telah bermetamorfosis menjadi e-KTP. awalnya KTP ku masih berbentuk manual, namun karna ada peraturan untuk membuat KTP elektronik (e-KTP) maka dengan amat sangat berat hati akupun harus membuatnya.

Sebenarnya aku orang yang malas jika berhubungan dengan kamu pihak kelurahan, kecamatan, disdukcapil atau apalah yang menyangkut instansi pemerintahan yang bertugas memberi 'pelayanan' masyarakat. Karna seringkali aku mendengar keluhan dari teman atau testimoni netizen yang selalu di kecewakan dengan pelayanan yang kurang memuaskan.

Oleh karnanya aku mencoba membuktikan sendiri kira-kira seperti apa pelayanan yang diberikan saat kita membuat e-KTP. Apa benar pembuatan e-KTP sulit ? masa iya pelayanan yang diberikan tidak memuaskan ? katanya pegawai di kecamatan cantik-cantik ?.

So, Pada dipertengahan bulan september 2016 aku cabut menuju kecamatan sekitar jam 08.00 pagi, sesampainya disana aku melihat banyak sekali manusia yang mondar mandir kayak setrikaan, ada juga yang hanya duduk-duduk manja.

Karna aku bingung apa yang harus aku lakukan, maka akupun mendatangi petugas yang kebetulan sedang berdiri di depan pintu kecamatan.

Me  : Assalamualikum pak, Morning.
Him : waalaikum salam dek, morning juga.
Me  : Btw, saya mau buat e-KTP nih pak caranya gimana ya ?
Him : lebih baik sekarang adik pulang aja.
Me  : *Buset belum apa-apa gue langsung diusir* pulang ? maksud bapak ?
Him : Antrianya sudah penuh dek, mending adek datang lagi besok pagi.
Me  : tapikan sekarang masih pagi pak.
Him: Adek tahu mereka berangkat jem berapa ? *sambil nunjuk-nunjuk kerumunan warga yang sepertinya sedang ngantri pembuatan e-KTP.*
Me  : au dah
Him : mereka disini sudah dari jam 06 pagi tadi. Jadi besok adek kesini lagi jem 06 pagi yah.
Me : What ? serius lo ? miapah ? pagi amat ?. Okedeh fix. Kira-kira perlengkapan apa lagi yang harus saya bawa selain kartu keluarga pak ?
Him : Kamu harus dapet surat keterangan pembuatan e-KTP dulu dari kelurahan. Kamu belum punya kan ?
Me : *loh ko dia bisa tau* iya pak saya belum punya, okedeh nanti saya ke kelurahan dulu.
Him : Nah gitu dong, Mantaaaap.
Me  : Apanya yang mantap lokira mancing mania *ini i ngomong dalem hati



*Karna aku lagi banyak kegiatan, jadi aku memutuskan untuk ke kekecamatan seminggu setelahnya.

Selepas shalat subuh aku langsung cabut kekecamatan, disana masih sepi, aku jadi orang pertama yang ada disana, ngeduluin satpam penjaga. So proud of me.

Setelah menunggu kurang lebih 20 menit datanglah seorang penjaga dengan bulu hidung yang sangat lebat, lalu aku bertanya perihal nomor antrian. Dia bilang ‘tunggu sebentar nanti ada petugas yang akan datang’. Aku mengangguk tampan.

30 menit berlalu tiba-tiba dateng seorang cewek yang sepertinya mau membuat e-KTP juga, dia duduk di sampingku sambil celingak-celinguk. Tiba-tiba si penjaga bulu hidung lebat tadi dateng. Terus si cewek nanya perihal nomor antrian, lalu dengan senangnya si penjaga ngajak sicewek ke samping kantor.

Karna penasaran, aku ikutin aja mereka berdua dari belakang. Lalu terjadilah percakapan yang membuat aku sakit hati,

Him:Teteh bawa berkas-berkas persyaratanya kan ? nah simpan di meja ini saja. Yang paling awal menaruh berkasnya. Dia yang pertama dipanggil.
Her: oh baik pak terimakasih, ini berkasnya saya simpan disini ya pak.
Him: Mantaap !!

*Anjaylah si penjaga bulu hidung lebat ngapa kaga bilang dari tadi si. Pilih kasih amat. Akupun ikut-ikutan naro berkas persyaratan keatas meja sambil memanyunkan bibir.


Sekitar jam 7.30 barulah keadaan kecamatan mulai ramai. Dan satu jam setelahnya akhirnya namaku dipanggil. Gila sih aku menghabiskan 3 jam buat duduk-duduk manis di bangku antrian bareng ibu-ibu komplek. Coba aja 3 jam aku pake buat solat dhuha lumayan bisa masuk sorga.

Setelah dipanggil aku langsung masuk keruang perekaman e-KTP. Pertama-tama aku difoto oleh si mba-mba,  kemudian sidik jari, lalu scan mata, setelah itu baru bayar pajak Rp. 10.000. Sebagai pecinta gratisan otomatis aku kaget dong, karna kata kaka ku dan dari beberapa artikel yang aku baca, untuk pembuatan e-KTP tidak di pungut biaya sepeserpun, namun karna aku ingin cepat selesai akupun menyerahkan uang selembar 10.000, tentunya sambil memanyunkan bibir.

Aku juga sempat bertanya kapan e-KTP ku kelar. Kata petugas baru bisa diambil 3 bulan yang akan datang. Gila ya 3 bulan lama banget, temen aku jadiannya Cuma 2 minggu. dan menurut peraturan sih ‘katanya’ sehari juga bisa jadi. Tapi au amat ah. Abang sudah lelah.


Nah buat kamu yang belom punya e-KTP lebih baik di buat dari sekarang yah, karna batas pembuatan e-KTP hanya sampai tanggal 30 september. Walau sebenernya Pemberian tenggat waktu ini ga pasti sih,  itu hanya  bermaksud untuk mendorong masyarakat agar segera buat e-KTP. Pasalnya, masih ada berjuta-juta penduduk indonesia yang belum melakukan perekaman data.


Tau ga si loh, Pemerintah akan memberikan ‘ancaman’ kepada rakyatnya yang tidak mempunyai e-KTP. berikut ‘ancamanya’ :
1.  Tak dapat membuat SIM
2.  Tak dapat membeli mobil atau motor
3.  Tak dapat menikmati asuransi kesehatan
4.  Tak punya identitas legal
5.  Tak dapat menikah di KUA atau kantor Pencatatan Sipil
6.  Tak dapat membeli nomor telepon
7.  Tak dapat memilih dalam Pemilu atau Pilkada
8.  Tak dapat membuat rekening bank
9.  Tak dapat membuat paspor
10.Tak dapat membeli tiket kereta api, pesawat terbang, dan kapal
11.Tak dapat mengurus berkas kepolisian, Kepolisian juga akan menutup hak kita untuk melapor dan meminta pertolongan jika kita tidak memiliki e-KTP.
Setelah baca point-pint diatas, aku ngerasa kayak orang asing yang hidup di negara sendiri. Lahir di Indonesia tapi mau ngapa-ngapain ga bisa.
Karna begitu krusialnya kedudukan sebuah e-KTP, maka dari itu kita harus lebih proaktif datang ke kecamatan untuk perekaman data. Dan untuk Bapak Jokowi (eh?) seharusnya lebih memberikan kemudahan kepada rakyatnya untuk membuat e-KTP, buatlah inovasi-inovasi baru yang bisa mempermudah dan mempercepat pengurusan e-KTP. seperti sistem pelayanan  Ridwan Kamil untuk warga Bandung berikut :
  • Untuk mendapatakan nomor antrian pembuatan e-KTP, warga Bandung hanya mengirimkan sms saja, lalu akan di berikan nomor antrian dan jam berapa warga harus ke kecamatan.
  • Dokumen kependudukan [KTP/KK dll] akan dikirim ke rumah warga via kurir bermotor secara gratis!






Selain sistem Ridwan kamil, aku juga sangat kagum sama Bu Risma Wlikotanya Surabaya. dia keren banget anjir.

Oke kira-kira itu aja unek-unekku. Silahkan Kalo ada yang mau ditanyakan, selama aku tahu pasti aku jawab. Atau kalo kamu punya unek-unek tentang embuatan e-KTP atau hal lainya di tempat pelayanan masyarakat juga boleh curhat dimari. insyaAllah nanti semua unek-unek yang masuk akan aku sampaikan langsung ke Bapak Jokowi... Yakalii

62 comments:

  1. Terus terang E-KTP saya tak pernah saya gunakan sampai sekarang. Saya masih menggunakan KTP lama sebagai tanda pengenal saya. Soalnya KTP YANG baru fotonya ngk jelas mas kalau gitu gimana caranya kita dikenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah padahal KTP elektronik dipakai sepanjang masa yah.
      moga fotoku nanti bisa ganteng :)

      Delete
  2. Heloo, nak ini tahun berapa baru buat e-ktp??

    Saya aja kalo gak salah inget buat pas tahun 2012, itu juga di suruh bikin sama pak RT. Namanya data kependudukan itu penting. Walopun petugasnya resek, kalo kita gak mau dateng ya gak bakal bisa jadi itu.

    Eh gw gak bayar lohhh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku baru buat bulan september ini kang muehe.
      telat banget emang sih tapi ga apa apa aga dosa muehe.

      *tuh kan bener orang-orang pada gratis :(

      Delete
  3. weh lo jadi 3 bulan, syukur ,gue bikin ktp setahun lebih blm jadi dan ppas udah jadi kualitasnya kruang bagus, :( plastiknya copot tau wkeke

    gue juga pernah tuh, ngantri lama tapunya kudu naro berkas dulu sebagai tanda antrian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gila setahun lama banget.
      sekarang KTPmu sudah di Wisuda kali.
      moga si KTP aku beneran jadi 3 bulan, ga di PHPin sama si mba-mba kecamatan :(

      Delete
  4. Aku udah bikin e-KTP dari lama. Bikinnya cepet, gratis lagi. Tapi masih ada masa berlakunya. e-KTP baru berlaku seumur hidup kan, ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Katanay mau e-KTP yang dulu ataupun yang sekarang berlakunya seumur hidup kang, tidka perlu di perpanjang.
      tapi ga tau juga sih coba di cek aja dulu ke kecamatan

      Delete
    2. kemaren punya temen aye di patahin sama kelurahan.
      karna ada kadaluarsanya

      Delete
    3. Iya seumur hidup.. punya saya juga masa kadaluarsanya 2017, jadi gak perlu perpanjang lagi di tahun 2017... kecuali rusak, sobek atau status berubah dari belum kawin menjadi kawin atau dari kawin menjadi duda/janda atau jenis kelaminnya berubah ... hahahah

      Delete
  5. kalau yang masih ada expayed nya gimana ?

    ReplyDelete
  6. untuk bikin ktp memang antrinya bejibun. -_-
    dan harus memenuhi persyaratan kan ya harus bawa keterangan desa kemudian di kecamatan baru bisa disdukcapil. Terus untuk pembuatan ktp itu gratis itu kalo diurus sendiri. kalo kamu dimintai duit, coba tanyakan untuk apa?
    kecuali kamu nitip orang, itu ongkoslah wira wirinya dia.

    trus untuk ektp berlaku seumur hidup, meski ada masa berlakunya sebab itu mou dengan kapolri yang dulu. untuk ektp yang baru masa berlakunya seumur hidup.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu aku bener-bener ga kepikiran sebenernya pembayaran itu buat apa :(

      Delete
    2. Lain kali ditanya ya, itu uang untuk apa. Karena bisa jatuhnya gratifikasi.

      Delete
    3. okeyh teh Siap.
      Makasih loh infonya

      Delete
  7. Untunglah aku sudah punya e-ktp jadi sekarang sedikit lega. tapi ya gitu, dulu bikinnya ribet banget dan nunggu cetaknya juga kurang lebih 3 bulan.

    Nyesek banget lah itu sampai disuruh pulang haha. dan lebih nyesek lagi sama penjaga bulu hidung lebat, bisa-bisanya dia diskriminasi kamu sama cewek cantik yang barusan datang haha.

    semoga pelayanan bikin e-ktp bisa lebih MANTAP! lagi lah kedepannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuhkan ada yang 3 bulan juga.
      bagus deh ada yang nemenin.

      Delete
    2. iya nunggunya emagn 3 bulan, tapi setelah itu lega deh, soalnya kan ktpku udah berlaku seumur hidup.

      Delete
    3. Tapi statusnya masih lajang kan ?
      lajang seumur hidup ehe

      Delete
  8. Ngeri amat yaa, ada sebelas ancaman bagi yang tidak membuat e-KTP :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. moga aja ga di tambahin ancamanya okesip

      Delete
  9. Kalau saya alhamdulilah sob sudah buat E-KTP waktu kelas 3 SMK kemaren dan kabarnya sekarang susah ya buat E-KTP . dulu saya alhamdulilah sih ya nunggu 2 minggu sampai 3 minggu sudah jadi :-) benar tuh kalau kita tidak punya E-KTP sudah di pastikan kita tidak bisa membuat surat yang lain salah satunya adalah SIM

    Tapi sayang nya nih ya KTP saya statusnya BELUM KAWIN dan masa berlaku E-KTP adalah SEUMUR HIDUP. masa sih saya GAK kawin-kawin SEUMUR HIDUP. Miris kan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga belum kawin jadi status saya ga kawin seumur hidup gitu ya :(

      Delete
  10. Untungnyah sayah mah sudah waktu buat e-KTP masal di desa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau bikin masal gitu biasanya malah semakin di permudah ya kang.
      selamat

      Delete
  11. Keknya 11 ancaman itu, baru muncul tahun 2016 ini bro... Dan... Sebenarnya dalam proses membuat E-KTP gratis kok. Keknya lo perlu dipertanyakan kalo bayar. CUman... kalo bayar 20.000,- untuk administrasi. Itu wajar, sih. Tapi, kalo sampe ratusan ribu, baru di luar wajar.

    Aslinya prosesnya gampang dan gak ribet menurut gue. Cuman, soal antrian emang iya. Namanya juga diwajibkan memiliki sebagai identitas.

    Tapi, jujur lo keknya udah kelamaan. Terus, soal seumur hidup dan ada batasan. Itu baru berlaku tahun 2015 yg lalu. Kalo masih ada batas waktu, ya tinggal diperjanjang ke yang baru biar seumur hidup. Gitu, sih yg gue tau.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ancaman itu dibuat supaya orang-orang pada ga males bikin kali ya.

      iya pange ane udah kelamaan nih bikinya abisnya malas muehe.

      Delete
    2. Mungkin sih, gitu. Gak taulah. Lagian Indonesia mah, kuat Peraturan untuk dilanggar. -_-

      Delete
  12. Lah kok ada biaya nya alias bayar???

    salam kenal dr blogger ala2

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga tau eug juga.
      nanti palingan di tanyain tuh ditnya di akhirat

      Delete
  13. Hidup pak Ridwan kamil!!!
    Emang beda banget dia itu, paling beda lah pokoknya.

    Banyak banget kerugiannya ya, gue baru oktober nih mo bikin ktp, baru 17 thn hehehe.. apa nanti langsung bikin e-ktp kali ya, gak ngerti deh.

    ReplyDelete
  14. Hemm lumayan ribet ya ? untungnyaumur gue belum mencukupi buat bikin E - KTP , tapi pasti gue bakal ngerasain nih #nasib.Lumayan banyak banget ya kalo kita enggak buat ini , apalagi yang kita butuhkan itu udah termasuk seperti yang dikaitkan di kerugian diatas hemm ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita tunggu aja tanggal mainya nak muehe

      Delete
  15. Kamu baru bikin e-ktp ya?
    Umur brp skrng?
    Kok saya berasa jadi tua banget ya, soalnya saya udah punya e-ktp dari tahun 2012..
    Kalo masalah jadinya memang lumayan lama..
    Kalo ngomongin antriannya, jangan di tanya lagi deh.. Antri sembako sm antri minyak aja kalah.. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. 2012 ane baru lulus SMK sepertinya muehe.

      Delete
  16. alhamdulillah kalau sudah melakukan perekaman e-KTP. selamat menunggu Kakak.

    aku sih sebelum 17th udah rekam data e-KTP, kebetulan disduk dateng ke setiap sekolah untuk mereka data setiap warga sekolah. nunggunya sih emang rada lama sampai sebulan. tapi worth it lah, namanya juga massal.

    aku pas baca "ancaman" kalo nggak bikin e-KTP bikin nger, sih. apalagi nggak bisa nikah. huhuhu.

    kalau kata aku, jangan ke Pak Jokowi aja bilangnya. ke walikota/bupati juga. :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo bikin masal emang enak ya teh.
      dipermudah

      Delete
  17. saya sudah membuat e-ktp, memang gak ada expirednya.
    kalo misal ada tanggal masa brlakunya, ttp berlaku seumur hidup kok asal tidak ada data yang berubah/diperbarui (Contohnya pindah alamat, dll)

    ReplyDelete
  18. baru2 ini ada video viral kan ya soal ribetnya ngurus E-KTP, bu Risma aja sampe ngomel-ngomel, parah euy. Untung gue udah ngurus jauh2 hari, dulu gue ngurus 2 hari doang langsung jadi, untung

    ReplyDelete
    Replies
    1. ah nanti postinanya mau ane tambahin video viral bu Risma juga deh ..

      Delete
  19. Gue dulu bikin e-ktp udah lama sih. Tapi keluhannya ternyata sama. Duduk lama, eh taunya ada kotak buat naruh berkas dan gak dikasitau, untung pas bikin barengan sama tetangga disana jd dikasitau. Gue paling lama pas scan mata, mata gue sipit disuruh melek kan susah wkwk

    Oiya, gue datang pukul 8, abis taruh berkas, disuruh pulang, balik lagi pukul 3 sore, langsung ngurus karena antriannya beres. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemarin mata gue juga disuruh buka lebar lebar gitu sih.
      tapi gue ga sispit spit amat perasaan muehe

      Delete
  20. mending berangkat habis shubuh saja mas. alhamdulillah ditempat saya gak ngantri sampe segitunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ketahuan nih si masnya tidak membaca sampai tuntas :)

      Delete
  21. Kalau di tempat gue, karena ruangan agak kecil dan warga yang mau bikin cukup banyak. jadi desak2 nya gak terelakan. dan hasilnya lumayan lama. alhasil jadi pakai ktp sementara aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk ternyata ada yang lebih menderita dari ane, emejing sekali (:

      Delete
  22. Saya udah ngurus e-KTP dari 4 tahun yang lalu. Masih awal banget tuh, dapat surat panggilan dari kecamatan buat mengganti KTP lama ke yang baru. heran... sampe sekarang masih banyak yang pake KTP lama. Tapi emang prosesnya lama sih waktu itu, 2-3 bulan kemudian KTP baru ada, itu pun dianter petugas kelurahan.

    Karena ngurusnya 4 tahun lalu, KTP ku belum yang seumur hidup, jadi mau ganti dulu yang baru... kan gak lucu KTP seumur hidup statusnya masih lajang terus.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejauh ini rata-rata kasusnya sama ya ..
      lama pembuatanya haha

      Delete
  23. Buat ektp aja dramanya bisa semelelahkan itu ya, entah aku juga paling males kalo berurusan dengan kelurahan, pegawai kecamata, kabupaten dan antek antek pemerintahan lainnya. Pasti ribet banget birokasinya.
    Aku belum mengupgrade ktpku ke ktp seumur hidup, rumornya gak bisa menikah. Bukan hal yang mengejutkan untuk kaum jomblo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wqwq antek-antek pemerintahan emang gitu semua kali ya..
      pada seneng bikin orang sakit hati

      Delete
  24. Yeyyy, aku udah punya dari jaman awal awal aa E-KTP berjamaah itu bareng sama Bapak Ibu aku..khan aku udah....tua(soet) dewasa dari dulu. hahaha...tapi emang dulu uga lama banget sih E-KTP jadinya. Tuh, bu Risma aja sampai nunjuk nunjuk marah marah begitu coba...semoga nanti semakin lama pelayanan semakin baik yak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga (tua) dewasa ko.
      cuma telat aja bikinya haha

      Delete
  25. Di kabupaten saya, gratis, Mas.
    Hari jumat dateng, berkas lengkap langsung foto dll. Hari senin bole diambil (sabtu libur).

    Pas sebelum e-ktp malah, ditunggu doang udah kelar sehari, gratis juga. hehehe

    Selamat sudah punya e-ktp

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah asik banget.
      Beruntung teh ayyash tidak di persulit ya :)

      Delete
  26. Saya baru umur 17th, ibaratnya masih pengalaman baru utk buat ktp. Pas pertamakali buat ktp , udh bawa segalanya yg surat ket.rt/rw sm kelurahan. Bawa kk maupun akte ibaratnya udh lengkap lah. Pas nympe di kekecamatn. Pegawainya bilang waduuh kk nya blm elektrik. Gabisa niih harus buat kk yg elektrik dulu baru bisa buat ktp. Okelah saya turutin prosedurnya, gue balik lagi kekelurahan mau mnta blangko kk. Udh di iisi selengkap2nya. Oke di hari itu juga gue langsung cuus kekecamatan. Pas udh nympe disana gue langsung di suruh langsung aja ke ruangan pembuatan ktp(kan niat di awal mau buat ktp gitu)*di hari itu aduuh lumayan laah ngantrinya bau ini itu lengkap sudah. Kan pas hari itu gue ngajak mama gua. Mama gue aja smpe tobat ngeliat sekeliling. Udh kelar rekaman ktp pas jam 2 siang*paspanas2nyatuuh. Trs mama gue langsung bertindak ngadep ke pegawai disitu, soalnya kan ktnya kk gua blm elektrik. Trs pas ditanya2 jwbnya yaa ky nyeleneh gitu. "ibu klo mau cpt kedelta aja" mama gue kaget tuh trs mama gua langsung bilanv"tugasnya kecamatan apa disini" yaa pokonya alasan ini itu di ungkapkan sm pegawai tsb. Dan akhirnya dia bilang smbil berbisik"disini harus ada biaya administrasinya bu"(dlm hati gue halah bilang aja dari tadi mau mnta duit).saking keselnya tanpa berfikir panjang mama gue bilang brp. Mntanya 80rb. Oke langsung mama gua kasih. Kirain dg bayar administrasi cpt jadi. Gataunya sm aja. Jadinya sebulan2 juga*agakkesel ini baru nyelesaiin kk doang blm ktp. Sebulan sudah selesai kk gua jadi.gue langsung nyelesaiin ktp gua. Udh rekaman seblmnya. Gue rekaman lagi.gataunya udh kedata sblmnya,kirain gua data gua ilang begitu saja. Trs kt pegawainya"oh yaudah gapapa" trs kt pegawainya gini"mau saya bantuin gak"trs tanpa beefikir panjang gua bilang iya.trs kt pegawainya"tapi harus ada administrasinya",trs dlm hati gua pasti bayarlagi2. Tanpa berfikir panjang gua bilang iya gpp brp?. Kt pegawainya"100rb yaa"*busetresihan guegedebgtharganya😒, yaudalah gpp dari pada ga jadi2 gua langsung bayar aja. Bayar aja jadinya 3 mingguan. Itu baru resihan blm ktp asli😥😰, ini pas hari ini mau nuker resih sm ktp. YaAllah dari awal bulan november sm sekarang blm jadi2 juga. Pas awal2nya pegawainya bilang"ini mah udh jadi siap cetak gampang gausah khawatir hari selasa aja ya kesini lqgi"(laah ktnya siap cetak,tapi ko disuruh balik lagi hari selasa😒), yaudalah gua pulang balik lagi hari selasa. Pas nympe disana hari rabu aja ya. Gua pulang balik lagi hari rabu. Minggu depan aja ya pas hari rabu lagi. Pas hari rabu saudara gua ada yg kecelakaan parah okelah gua ga ke kecmt , pas hari senin kemarin ortu gua yg bertindak kesana. Kt pefawainya hari jum'at bsk aja yaa. Pasti jadi. YaAllah bukannya dpt ktp malah php😭😰, dan akhirnya ktp asli gua blm jadi2. Disini gua mikir yg salah guanya,pnsnya,atau siapa siih. Mungkin harus sabaar sesabar mungkin kalii yaa. *sory jadi curhat😂, karna gua bingung harus ngeluapin amarah gua sm siapa. Sm nyokap? Kesian udh sering debgerin curhatan yg gajelas dari gue😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. GILA!

      Ini sih udah kelewatan, pegawainya ga sehat, kamu di permainkan dek ! dan ini jelas-jelas Korupsi ! Semoga ada pihak berwajib yang baca kisahmu ini supaya kasus e-KTP segera di selesaikan. Karna ku yakin diluar sana masih banyak lagi masyarakat yang di buat susah. termasuk aku, bahkan sampe sekarang sejak potingan blog ini ditulis KTP ku belom jadi-jadi, udah lebih dari 1,5 tahun hih

      Kayaknya kasus e-KTP malah dijadiin kesempatan buat korupsi terus-menerus nih, pada ga waras petugas kecamatan. Semoga yan dzalim dapat imbalan kesedihan baik di dunia maupun di akhirat.

      Makasih ya dek sharing ceritanya, pasti berguna banget buat pembaca yang lainya. aku juga bikin postingan ini karna bingung mau luapin amarah ke siapa, sekrang jadi ada temen yang senasib deh heuheu

      Delete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search