SELAMAT JALAN KA ARRIJAL HIJRI ALHANIF


Pagi ini aku dikejutkan dengan kabar meninggalnya salah seorang kaka senior sewaktu aku sekolah di SMP Muhammadiyyah 22 Setiabudi Pamulang dulu. Kakak seniorku yang telah dipanggil oleh Allah ta’ala ini bernama Arrijal Hijri Alhanif. Awalnya aku ga yakin kalau Arrijal yang dimaksud adalah Arrijal kaka seniorku. Tapi setelah membaca beberapa status Facebook teman-temanku yang berduka atas meninggalnya ka Rijal, aku langsung kaget ternyata Arrijal yang dimaksud adalah benar-benar Arrijal kaka seniorku.

Menurut berita yang aku baca, Ka Rijal dikabarkan hilang tenggelam terseret ombak laut selatan Sukabumi saat berwisata pada hari Rabu 3 Agustus 2016. Dan pada tanggal 4 Agustus 2016 Jasad ka Rijal baru ditemukan dalam kondisi meninggal. -kompas.com

Semoga Ka Rijal diberikan tempat yang terbaik disisiNya dan diterima segala amal-amal ibadahnya Aamiin.
__________________________________

Awalnya aku kenal ka Rijal ketika aku mengikuti kegiatan MOS di SMP Muhammadiyyah 22 setia budi Pamulang. Kebetulan waktu itu Kak Rijal adalah salah satu panitia MOS, jadi aku masih ingat betul bagaimana perangai kak Rijal.

Aku juga pernah mengikuti sebuah organisasi IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyyah). Saat itu kak Rijal juga aktif di organisasi tersebut. Dari organisasi ini aku dapat menilai bahwa ka Rijal adalah sosok yang Pintar, baik, supel dan kalem.

Aku inget banget, dulu waktu SMP ada tiga kelas yang di suruh ikut Upacara tujuh belasan di kecamatan Pamulang. Kelas aku dan kelas ka Rijal salah satunya. Setelah selesai upacara semua siswa langsung kembali lagi kesekolah, ada yang memakai Angkutan umum, ada juga yang pakai kendaraan lain. Aku sendiri lebih memilih Jalan kaki bareng ka Rijal.

Karna ka Rijal orangnya Tinggi dan aku orangnya super pendek, jadi aku sering ketinggalan dibelakang ka Rijal. Karna tiga langkah kakiku sama dengan satu langkah ka Rijal.

Dari kisah ini ada satu kata dari Ka Rijal yang selalu aku ingat. kata dia gini “Sori Ru kalo Jalan ka Rijal kecepatan, soalnya kaki ka Rijal Panjang sih, jadi keduluan deh”.


24 comments:

  1. Ajal emang datengnya tanpa disangka. Gak seorangpun yang tau kapan dan di mana dia meninggal.

    Aku turut berduka, semoga segala amal perbuatan beliau di terima di sisiNya :'

    ReplyDelete
  2. Saya juga turut berduka cita mas... semoga amal ibadahnya di teima oleh Allah SWT...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin kang maman..
      makasih doanya ya ..

      Delete
  3. Semoga amal ibadahnya diterima disisi allah ya kang, amin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin kang Nur,
      makasih udeh doain yaa.

      Delete
  4. turut berduka cita kawan
    semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan

    ReplyDelete
  5. iya betul, pasti sedih banget keluarganya :(

    ReplyDelete
  6. Umur emang gk ada yang tau ya bang. Sebagai manusia biasa kita sering tertipu dengan mudanya Usia yang kita miliki.

    Semoga Allah Mengampuuninya, dan melapangkan kuburnya. Aamiin

    ReplyDelete
  7. Semoga diterima pahalanya dan diampuni dosanya :)

    ReplyDelete
  8. Innalillahi, ikut berduka ya Bro ...

    ReplyDelete
  9. Nggak bisa disangka, ajal menjemput bisa terjadi bagaimanapun juga. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka ya.

    Btw kok kedengerannya ngakak ya, "tiga langkah kakiku samadengan selangkah kakinya" huahaha :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya aku juga bingung ngapa yang aku inget cuma kata itu muehe

      Delete
  10. turut berduka cita, bro. gak bisa banyak komen deh. semoga amal ibadahnya diterima di sisinya..

    ReplyDelete
  11. Turut berduka cita Leon,
    semoga Ka'Rijal di ampuni dosa & diterima ibadahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin sithi
      thanks you somuch doanya yaak

      Delete
  12. Selalu sedih ya, apalagi yg meninggalkan adalah orang yg kita kenal. Semoga almarhum diberikan tempat yg terbaik di sisi Nya.

    ReplyDelete

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search